Selasa, 09 Desember 2025

Hargai meskipun kamu anggap tak berharga

Aku selalu percaya bahwa cinta bukan hanya tentang menggenggam, tapi juga tentang membuat seseorang merasa pulang. Dan kau... kamu bilang kamu takut kehilanganku. Ada getar hangat dalam suaramu ketika mengucapkannya, seolah aku begitu berarti bagimu.

Tapi, sayang... cinta tidak tumbuh hanya dari rasa takut. Cinta tumbuh dari kenyamanan yang kita ciptakan satu sama lain dari perhatian kecil, dari cara kita saling mendengar, dari usaha untuk membuat hati yang kita jaga merasa aman.

Aku ingin kamu tahu, takut kehilangan itu wajar. Itu tandanya aku punya tempat di hatimu. Tapi ketika ketakutan itu tidak diiringi dengan kenyamanan, yang tersisa hanyalah aku yang bertahan sendirian, memeluk harapan yang tidak pernah benar-benar kau jaga.

Yang kuinginkan sederhana: peluklah aku bukan hanya dengan tanganmu, tapi juga dengan sikapmu. Tunjukkan bahwa kau ingin aku tinggal bukan karena takut aku pergi, tapi karena kau benar-benar ingin membangun rumah bersamaku.

Aku tidak meminta kesempurnaan. Aku hanya ingin kehadiran yang membuatku merasa dicintai, dihargai, dan dipilih setiap hari bukan sekadar dijaga karena ketakutan.

Karena pada akhirnya, cinta adalah kenyamanan yang membuat dua orang memilih satu sama lain, lagi dan lagi. Dan aku ingin kita menjadi kisah yang seperti itu bukan hubungan yang bertahan karena takut kehilangan, tapi karena kita sama-sama memberi alasan untuk tetap tinggal.